Archive for November, 2007

Deskripsi

Jenis ini mengandung kadar gula yang relatif tinggi, kerana itu biasanya dipungut muda untuk dibakar atau direbus. Ciri dari jenis ini adalah bila masak bijinya menjadi keriput.

Manfaat

Sebagai bahan makanan, makanan ternak, bahan baku pengisi obat dll..

Syarat Tumbuh

Jagung ini kebanyakan ditanam di dataran rendah baik, sawah tadah hujan maupun sawah irigasi. Sebahagian terdapat juga di daerah pergunungan pada ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut.

a. Tanah

Tanah yang dikehendaki adalah gembur dan subur, kerana tanaman jagung memerlukan aerasi dan pengairan yang baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah. Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik.

Air tanah yang berlebihan dibuang melalui saluran pengairan yang dibuat diantara barisan jagung. Kemasaman tanah (pH) yang terbaik untuk jagung adalah sekittir 5,5 – 7,0. Tanah dengan kemiringan tidak lebih dari 8% masih dapat ditanami jagung dengan arah barisan tegak lurus terhadap miringnya tanah, dengan maksud untuk mencegah keganasan erosi yang terjadi pada waktu turun hujan besar,

b. Iklim

Faktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari, hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah antara 23 – 27 C.

Cara menanam

Benih Benih diambil hanya dari tanaman dan tongkol yang baik dan sehat saja.
Pilihlah tongkol-tongkol yang besar, barisan biji lurus dan penuh, tertutup rapat – oleh kelobotnya, dan cukup tua.

Dari tongkol.-tongkol terpilih, pisahkanlah biji-biji kecil yang terdapat pada bagian pangkal dan ujung dari tongkol. Hanya biji yang rata besarnya dan sehat saja diambil sebagai benih.

Bila jumlah tongkol terpilih sangat terbatas, dapat juga digunakan semua biji yang terdapat pada tongkol tersebut. Benih harus cukup sehat dan kering, bertenaga tumbuh lebih dari 90%, murni dan bebas dari kotoran.

Pada dewasa ini terdapat benih-benih varitas unggul yang cocok untuk dataran rendah dengan umur dipanen (110 hari), seperti, Harapan, Metro, Bogor Composite-2 dan yang berumur ,genjah adalah: Penjalinan, Genjah, Kretek, Genjah Kertas, Bogor Comopsit-10, dll dan untuk.dataran tinggi adalah: Bastar Kuning, Bima, Pandu Kimia Putih” Rocol dan lain-lain.,

Waktu tanam.

Waktu tanam yang baik adalah sebagai berikut:

a. jagung ditanam pada musim hujan/ permulaan musim hujan yaitu. pada bulan September/Nopember. Pengerjaan tanah hendaknya dilakukan jauh sebelumnya, sehingga tanah dalam keadaan siap tanam. Pada waktu hujan sudah mulai turun. Kelambatan penanaman jagung labuhan sampai dengan bulan Desember mengakibatkan tanaman menderita serangan penyakit bulai (Downy mildew) yang berat dan dapat mengakibatkan kegagalan total. Penanaman jagung ditegalan dapat pula dilakukan, pada musim. marengan/saat musim hujan hampir berakhir, pada bulan Februari – April.

b. Ditanah sawah biasanya jagung ditanam dalam tiga musirn yaitu pada musim labuhan, sebelum padi musim penghujan ditanam, pada musim marengan setelah padi musim penghujan dipanen dan juga pada musim kemarau. Untuk peneneman musim labuhan sebaiknya digunakan varitas Genjah atau varitas unggul agak dalam yang dipungut muda, sehingga tersedia cukup waktu untuk persiapan penanaman padi sawah.

Cara bertanam dan pemeliharaan tanaman.

a. Pengolahan tanah:

Pada waktu pengolahan, keadaan tanah hendaknya tidak terlampau basah tetapi harus cukup lembab sehingga mudah dikerjakan, dan tidak lengket, sampai tanah menjadi cukup gembur. Pada tanah-tanah berpasir atau tanah ringan tidak banyak diperlukan pengerjaan tanah. Pada tanah-tanah berat dengan kelebihan air, perlu dibuat saluran penuntas air. Pembuatan saluran dan pembumbunan yang tepat dapat menghindarkan terjadinya genangan air yang sangat merugikan bagi pertumbuhan tanaman jagung.

Pengolahan tanah untuk jagung labuhan harus tepat dan cepat dapat dilakukan karena hujan kadangkala datang lebih awal. Bilamana tidak sempat untuk mengerjakan tanah secara keseluruhan karena waktu tanam mendesak, maka pengerjaan tanah dapat dilakukan hanya pada barisan yang akan ditanami saja sedalam 15 – 20 cm sampai tanah menjadi cukup gembur. Berdasarkan hasil penelitian pada tanah: latosol dan aridosol cara ini memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan pengerjaan tanah yang biasa.

b. Jarak tanam

Variati yang berbeda umurnya mempunyai optimum populasi yang berbeda. Bagi varitas yang berumur dalam (± 110 hari) seperti Harapan Bogor, Composite populasi optimum adalah ± 50.000 tanaman/ha, ditanam dengan jarak 100 x 40 cm. dengan 2 tanaman per lubang atau 75 x 25 cm dengan 1(satu) tanaman per lubang. Varitas yang berumur tengahan (80 – 90 hari) seperti Panjalinan dan Genjah Kretek, optimum populasi adalah t 70.000. tanaman/ha, ditanam dengan jarak tanam 75 x 20 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang.

Bagi vartias yang berumur genjah (70 – 80 hari) seperti Genjah Madura, populasi dapat ditingkatkan sampai 100.000 tanaman/ha, bahkan pada tanah yang subur dapat mencapai 200.000 tanaman/ha, dengan jarak tanam 50 x 20 cm atau 50 x 10 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang;. Benih ditanam 2 -3 biji per lubang, kemudian diperjarang pada umur 2 – 3 minggu setelah tanam, di mana ditinggalkan tanaman yang tegap dan sehat saja sehingga mencapai populasi yang diinginkan sesuai dengan jarak tanam yang digunakan. Dalamnya penanaman adalah 3

Pemeliharaan

Pemupukan.

Tanaman jagung tidak akan memberikan hasil maksimal manakala unsur hara yang diperlukan tidak cukup tersedia. Pemupukan dapat meningkatkan hasil panen secara kwantitatif maupun kwalitatif.

Pemberian pupuk Nitrogen merupakan, kunci utama dalam usaha meningkatkan produksi. Pemberian pupuk phosphat dan kalium bersama-sama dengan nitrogen memberikari hasil yang lebih baik. Tanaman yang kekurangan unsur nitrogen, akan nampak kerdil, warna daun hijau muda kekuning-kuningan, buah terbentuk sebelum waktunya dan tidak sempurna:

Gejala kekurangan unsur, phosphat. jelas terlihat terutama pada waktu tanaman masih muda di mana daun-daunnya berwarna ungu dan akan berubah hijau kembali seperti biasa bilamana kemudian tanaman-mendapatkan cukup, phosphat. Tanaman yang kekurangan kalium memberikan gambaran seolah-olah layu, bagian tepi dari daun mula-mula menjadi kuning (chlorosis), kemudian berubah menjadi kecoklat-coklatan dan bagian daun yang sudah mati akan gugur.

Dosis pupuk yang diperlukan berbeda-beda: tergantung dari pada tingkat kesuburan dan jenis tanah. Untuk sementara secara umum dapat dianjurkan, pemakaian pupuk sebanyak 90-120 kg.N, 30 – 45 kg. P2O5 dan 0-25 kg K2O per Ha. Pada tanah-tanah yang cukup mengandung akan kalium, pemupukan dengan unsur ini dapat ditiadakan. Pupuk diberikan secara ditugal sedalam 10 cm, pada kedua sisi tanaman dengan jarak 7 cm, Pada jarak tanam yang rapat pupuk dapat diberikan di dalam larikan yang dibuat di kiri kanan barisan tanaman: Pupuk N sebaiknya diberikan dua kali yaitu:1/3 bagian pada waktu tanam bersama-sama dengan seluruh pupuk P dan K, kemudian 2/3 bagian pupuk N diberikan pada waktu tanaman berumur 1 bulan, di dalam lubang atau larikan sedalam 10 cm pada jarak 15 cm dari barisan tanaman.

Penyiangan dan Pembumbunan:

Untuk memperoleh hasil yang tinggi, pertanaman harus bersih dari segala macam tumbuhan/rumput pengganggu. Salah satu herbisida yang baik untuk memberantas tumbuhan pengganggu, pada jggung, adalah Gramoxone, yang disemprotkan pada waktu tanaman berumur 3 dan 5 minggu,masing-masing sebanyak 11/2 liter yang dilarutkan dalam 400 – 500 liter air/ ha.

Penyiangan dengan tangan (hand weeding) yang pertama dilakukan pada umur 15 hari dan harus, dijaga agar, jangan sampai mengganggu/merusak akar tanaman.
Penyiangan kedua dilakukan sekaligus dengan pembumbunan pada waktu pemupukan kedua: Pembumbunan ini berguna untuk memperkokoh batang dalam menghadapi angin besar, juga dimaksudkan untuk memperbaiki drainase dan mempermudah pengairan bilama diperlukan.

Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit penting pada tanaman jagung adalah:

Hama. Lalat bibit (Atherigona exigua Stein)

Setelah 4-5 hari ditanam biasanya biji mulai tumbuh. Penyemprotan untuk mencegah/memberantas lalat bibit segera dilakukan setelah biji tumbuh dan tersembul di atas tanah. Penyemprotan dilakukan dengan interval 2-3 hari sekali. Pestisida dipergunakan adalah Basudin (Diazinon), Surecide dan lain-lain, dengan dosis 1,5- 2,5 cc/ liter air. Serangan lalat bibit ini berlangsung sampai tanaman berumur tanaman ± 3 minggu.

Ulat Agrotis (agrotis Sp ) ,

Hama ini menyerang pada waktu tanaman masih kecil. Dapat diberantas dengan cara mencari dan membunuh ulatnya, yang biasanya terdapat di dalam tanah atau sebelum ditanami, tanah diberi insektisida terlebih dahulu.

 

 

Ulat daun (Prodenia litura F).

Menyerang pupuk daun pada waktu tanaman berumur 1 (satu) bulan. Pemberantasan agar dilakukan secepatnya dengan insektisida seperti terdapat pada serangan lalat bibit.

Penggerek daun (Sesamia inferens WLK).

Menyerang pada waktu tanaman telah berbunga.
Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan segera setelah terlihat adanya telur-telur yang biasanya terletak di bawah daun pada saat menjelang berbunga.

Ulat tanah (Leucania unipuncta, HAW)

Menyerang daun tanaman dewasa, biasanya pada malam hari, sampai mencapai jumlah ratusan. Penyemprotan harus dilakukan setelah gejala pertama terlihat dan jangan sampai terlambat.

Ulat tongkol (Heliothis armigera),

Merupakan, ulat perusak tongkol yang penting. Penyemprotan harus segera dilakukan bilamana terlihat telur-telur yang biasanya diletakkan pada rambut (silk) dan bakal buah atau tongkol: Secara umum, penyemprotan sebaiknya dilakukan bilaman diperlukan saja, sehingga penggunaan- pertisida lebih efisien. Waktu yang baik untuk menyemprot adalah pagi hari antara jam 06.00 – 09;00 atau sore hari jam 16.00 -18.00

Penyakit:

Penyakit terpenting pada jagung adalah penyakit bulai, atau downy mildew (Sclerospora maydis Palm). Tanaman yang terserang- daun-daunnya herwarna kuning keputih-putihan bergaris-garis klorotis sejajar dengan arah urat daun. Pada bagian bawah daun terdapat Konidia berwarna putih seperti butiran-butiran tepung: Menyerang tanaman.muda sampai umur ± 45 hari.

Serangan pada tanaman semasa kecil sering mengakibatkan kematian: Serangan pada tanaman yang lebih besar mengakibatkan pertumbuhan tongkol yang tidak sempurna. Pemberantasan , dengan fungisida atau bahan kimia lain yang efektif sampai saat ini belum diketemukan. Usaha pemberantasannya yang dilakukan adalah dengan mencabut dan membakar tanaman yang terserang dan menanam kembali dengan varitas yang tahan. Dewasa ini terdapat beberapa. varitas yang tahan seperti DMR.S, DMR:3, dan beberapa varitas-hasil persilangan yang masih dalam pengujian (Harapan, DMR dan sebagainya).

2. Penyakit-penyakit penting yang terdapat pada jagung di antaranya adalah becak daun (Helminthosporium sp) dan karat daun (Puccinia sorghi Sehw).

Pemungutan hasil.

Jagung pada umumnya sudah Cukup masak untuk dipanen pada umur 7-8 minggu setelah berbunga. Pemeriksaan di kebun dapat dilakukan dengan menekankan kuku ibu jari pada biji pada waktu anen biasana berada di antara 25–35%.

Panenan sebaiknya dilakukan pada saat tidak hujan, sehingga pengeringan dapat segera dilakukan. Setelah tongkol dikupas dan dijemur hingga cukup kering, segera di pipil dan pipilan dijemur lagi sampai kering konstan (kadar air ± 12%).
Penjemuran sampai cukup kering untuk disimpan biasanya berlangsung selama ± 60 jam sinar matahari. Penyimpanan hasil Jagung pipilan yang sudah kering hendaknya disimpan dalarn tempat yang bersih dan kering.

Ruangan/gudang penyimpanan terlebih dahulu dibersihkan dan disemprot dengan DDT untuk mencegah serangan hama bubuk (Calandra oyzae L). Penyimpanan dalam karung sebaiknya diletakkan dl atas balok-balok kayu sebagai alat agar tidak langsung menyentuh lantai. Kadar air biji dipertahankan agar tidak lebih dari 14%.

Penyimpanan jagung yang berkadar air tinggi akan menyebabkan suhu dalam karung menjadi panas dan biji cepat rusak serta mudah diserang hama bubuk. Usaha mempertahankan kadar air ini dapat dilakukan dengan mengadakan penjemuran ulang sewaktu-waktu.

Sumber dari: IPTEK INDONESIA

Update me when site is updated

Objektif

* Untuk menggalak dan membantu usahawan tani kecil Bumiputera dalam bidang perusahaan dan perniagaan tani agar dapat membantu hasrat kerajaan untuk mengurangkan kadar kemiskinan di luar bandar.

Kemudahan yang disediakan

* Menyediakan kursus, khidmat nasihat, kaunseling, latihan dan bimbingan teknikal
* Membekal anak ayam bagi tiga pusingan penternakan dimana bagi satu pusingan dibekalkan sebanyak 100 ekor anak ayam..
* Kemudahan kredit untuk pembelian anak ayam, makanan ayam, perubatan, pengangkutan dan lain-lain keperluan penternakan yang berkaitan.

* Jaminan pasaran untuk ayam berumur 45 hari melalui anak syarikat PPES yang telah dilantik.

Had Pinjaman

* RM1000.00 tanpa caj perkhidmatan

Tempoh Bayaran

* Bayaran balik dibuat selepas tamat tempoh tiga (3) pusingan penternakan.

Syarat-syarat Permohonan

* Warganegara Malaysia yang bermastautin di Sarawak, berumur antara 20 tahun hingga 40 tahun.

* Tidak mempunyai rekod jenayah
* Mempunyai tapak penternakan yang sesuai
* Boleh membaca, menulis dan mengira
* Mempunyai minat untuk mencebur diri dalam bidang penternakan ayam pendaging

Cara Memohon

Permohonan dibuat dengan menggunakan “Borang Permohonan Projek Ternakan ayam Pedaging Komuniti” yang boleh diperolehi dari ibu Pejabat Perbadanan Pembangunan Ekonomi Sarawak atau Pejabat-pejabat Wilayah Perbadanan Pembangunan Ekonomi Sarawak yang berhampiran.

Untuk keterangan lanjut, sila hubungi:-

Unit Pembangunan Usahawan Desa
Perbadanan Pembangunan Ekonomi Sarawak
Tingkat 8, Menara SEDC
Bangunan Sarawak Plaza
Jalan Tunku Abdul Rahman
Peti Surat 400
93902 KUCHING

Tel : 082- 416777 samb. 324
Faks : 082- 424330

Update me when site is updated

SETIAP usaha yang disulami ketekunan dan ilmu pasti membuahkan hasil yang lumayan. Berbekalkan semangat itulah yang mendorong Halid Mohd Yaacob, 42, meninggalkan kerja tetap dengan jawatan yang boleh dibanggakan dalam perkhidmatan awam dan memilih bidang penternakan untuk meneruskan masa depan.

Halid bersama ahli keluarganya iaitu (kanan) Sariah, Hamidah dan Aminah yang mengusahakan penternakan ayam daging secara komersial bergambar di ladang ternakan mereka yang terletak dalam kawasan Lubuk Merbau.

Berbekalkan modal RM240,000 yang diperolehi melalui pinjaman Bank Pembangunan, beliau bersama tiga adik beradiknya iaitu, Hamidah, 48, Aminah, 46 dan Sariah, 34, telah berpakat untuk mengusahakan penternakan ayam daging.

Katanya, untuk perniagaan keluarga itu, beliau hanya terbabit dalam pengurusan dan kewangan manakala yang menguruskan urusan sepenuhnya di ladang adalah adik-beradiknya yang lain.

Beliau memilih bidang tersebut kerana baginya ayam merupakan salah satu dari sumber asas makanan dan pasarannya sentiasa berkembang.

“Pada peringkat awal memang ada yang menentang usaha kami adik beradik ditambah lagi dengan keinginan saya untuk melepaskan jawatan tetap yang disandang tetapi saya terpaksa menanggung risiko untuk kemajuan hidup kami sekeluarga,” katanya kepada Berita Perak di Lubuk Merbau.

Katanya, mereka mempunyai 4 buah reban yang dapat memuatkan 5,000 sehingga 6,000 ekor ayam dalam sebuah reban pada satu-satu masa dan diusahakan menggunakan kaedah sistem tertutup.

“Sejak diusahakan pada tahun 2001, hasil yang diperolehi amat membanggakan dan setiap kali ayam dijual kepada peraih, kami akan dibayar RM130,000 dan setelah menolak kos pengurusan, untung bersih yang akan kami perolehi sekitar RM20,000,” katanya.

Tambah beliau, ayam-ayam yang dipelihara mengambil masa 42 hari untuk matang sebelum dijual dan dalam tempoh setahun, ayam-ayam itu akan dipasarkan sebanyak enam kali.

Mengenai masalah yang dihadapi, katanya, pada sekitar tahun 2003, ayam-ayam ternakannya pernah diserang penyakit selesema burung dan mengakibatkan kematian sebanyak 10 peratus tetapi kini masalah itu dapat diatasi.

Mengenai rancangan masa depan, beliau berkata, dalam masa sebulan lagi, mereka akan membuka sebuah lagi pusat penternakan ayam daging di Karai, Kuala Kangsar yang dijangka dapat menempatkan sebanyak 20,000 ekor ayam ternakan.

“Selain itu, jika ada rezeki dan segalanya berjalan lancar, kami bercadang untuk memasarkan sendiri hasil ternakan supaya keuntungan yang akan diperolehi lebih tinggi,” katanya.

Update me when site is updated

Tadi baru aku ada call Pusat Latihan Jabatan Perkhidmatan Haiwan Cermin Kiri, Jerangau, Terengganu. Saja nak tanya pasal kursus yg dijalankan…Pegawai kat sana cakap tahun ni kursus ayam/itik tak dapat dijalankan pasal takde permintaan…cuma 2-3 orang je memohon. Kalau ikutkan jadual memang ada..

Saja nak panjangkan cerita, kalau nak diadakan jugak ..atleast kena ada 20 orang…baru boleh buat…Kursus ni percuma je..penginapan disediakan sebab aktiviti malam pun ada..peserta kat digalakkan menginap luar kawasan.. Tempat kursus ni sebenarnya dekat je ngan kampung aku..kekeke

aku dah banyak kali memohon kat sana…hampeh satu pun takde jawapan..tu pasal la nak gak tahu sebabnya..

So kat sini aku nak ajak le member2 yang berminat join kursus ni…kita buat satu team..atleast dapat kumpul 20 orang… hantar borang permohonan beramai-ramai. Lepas tu tanya feedback pegawai kat sana..Nak lagi menyakinkan depa kat sana…hantar surat rasmii…amacan?? ada berminat ke tak??

Kalau nak harap aku sorang…sampai bila pun tak berkursus macam ni…Kalau kat Melaka tu kena tunggu queqe…beratus2 yg memohon katanya…Satu lagi depend pegawai kat sana la nak rekemen ke tidak..

Sapa2 nak join tu leh la tulis nama dan cara mudah utk dihubungi kat ruangan komen ya….kita kumpul sampai cukup 20 org…Yang lain2 tu biar aku usahakan…Aku akan update dari semasa ke semasa utk letak nama peserta tu..Sbb aku yg berminat aku latak nama aku dulu la..

Nama Peserta:

Nama Peserta yang berminat:
1. Harizamrry Mohammad
2. aduka001
3. aduka002
4. daud1
5. wakil daud2
6. wakil Pak Rhoma1
7. wakil Pak Rhoma2
8. mcommerce
9. Mohd Zafri
10. Nik Said
11. senangin
12. g2growth
13. wan77
14. pozi 019 9154296
15. yasen 013 9551675
16. cabelcash
17.zerocool
18.masalaina
19.WAN ZAIHANA BT WAN YUSUF
20.Norita safian
21.Nizam abu bakar
22.shahrol 0173267736
23.azrol
24.mariadi
25.izzuanddy
26.mohd zafri859
27.Subri
28. Wani/hp: 012-9605212

update pada 10/01/08

Update me when site is updated

Pengenalan

Lalat rumah atau musco domestica daripada kelas Insecta merupakan serangga cosmopolitan dan didapti sangat berkait rapat dengan aktiviti manusia. Seperti di lain-lain Negara penyebaran lalat rumah adalah sangat luas dan boleh didapati dengan banyaknya di kawasan penternakan seperti ternakan ayam, ladang lembu tenusu dan pedaging, kawasan tanaman sayur dan juga kawasan buangan sampah.

Kitaran hidup lalat rumah melibatkan empat peringkat iaitu peringkat telur, larva, pupa atau kepompong dan lalat dewasa. Cuaca yang panas dan lembap merupakan keadaan yang sangat sesuai untuk pembiakan lalat rumah. Biasanya masa untuk satu kitaran hidup lalat adalah antara tujuh hingga sepuloh hari.

Telur lalat berwarna putih dengan panjang 1.2mm. Seekor lalat betina boleh menghasilkan sehingga 500 biji telur dalam tempoh masa empat hingga lima hari. Telur ini akan menetas menjadi larva dalam tempoh antara 8 hingga 20 jam.

Saiz larva adalah 3 hingga 9mm berwarna putih kekuningan. Pada peringkat ini larva akan makan ditempat pembiakan atau najis ayam sebelum bertukar menjadi kepompong yang berwarna coklat kehitaman.

Lalat rumah akan menetas daripada kepompong menjadi lalat dewasa. Pada kebiasaannya lalat dewasa akan terbang antara 1 hingga 2 km tetapi lalat dewasa ini juga boleh terbang hingga 20km. Lalat dewasa biasanya hidup selama 15 hingga 25 hari. Lalat ini tidak aktif pada waktu malam dan biasanya akan hinggap di dinding atau siling rumah, di dahan-dahan kayu atau kandang ternakan.

Populasi lalat rumah yang banyak akan menyebabkan gangguan kepada manusia, ia juga boleh menjadi agen pembawa penyakit kepada manusia seperti penyakit yang disebabkan oleh bacteria atau virus.

Didalam perancangan sesuatu program kawalan lalat rumah adalah penting untuk mengetahui kepadatan atau populasi lalat disesuatu tempat sebelum kawalan dapat dilakukan. Dengan adanya maklumat berkaitan populasi tersebut maka keberkesanan kawalan yang dibuat dapat dinilai.

Beberapa method boleh digunakan untuk mengetahui populasi lalat antaranya secara matakasar melihat kepada bilangan lalat dewasa atau peringkat larva ditempatkan pembiakan seperti dibawah reban. Cara lain adalah dengan mengira jumlah lalat pada umpan (baits) yang diletakkan di suatu tempat, kiraan lalat pada sesuatu permukaan menggunakan perangkap seperti baited traps, sticky traps, light traps, sticky fly ribbon, spots cards dan Scudder Grill method.

Fly Index Untuk Kawalan Lalat Rumah

Berikut adalah fly index yang boleh digunakan sebagai panduan untuk mengawal lalat rumah disuatu tempat. Pengiraan ini dibuat menggunakan kaedah scudder grill dimana suatu peralatan grill diletakkan di kawasan yang banyak terdapat lalat seprti di bawah reban atau sebagainya. Lalat yang hinggap pada grill tersebut dalam tempoh 30 saat akan dikira bilangannya. Sekiranya bilangan lalat disesuatu tempat melebihi index yang ditetapkan maka bilangan atau populasi lalat ditempat tersebut dikira banyak dan perlu dikawal.

Tempat/lokasi Bilangan lalat rumah(ekor)
Tempat buangan sampah 20
Ladang ternakan ayam 14
Kebun sayur 14
Ladang ternakan lembu 12
Pasar 9
Kawasan kilang pemprosesan makanan 8
Restoran 5

Kaedah-Kaedah Kawalan Lalat Rumah

Kawalan lalat yang efektif dan ekonomik bergantung kepada pengurusan ladang yang baik. Kawasan pembiakan lalat termasuklah najis ayam dan juga kawasan tumpahan makanan perlu diperiksa setiap minggu dan kawalan serangga dilakukan bila perlu.

Aktiviti penternakan ayam terutama sistem reban terbuka, lalat rumah merupakan satu masalah yang perlu diatasi dengan segera, ini adalah kerana kawasan ladang merupakan kawasan yang sesuai untuk pembiakan lalat disamping kepadatan lalat di kawasan ladang adlah sangat tinggi. Tahap kepadatan lalat rumah bergantung kepada banyak faktor antaranya penggunaan atau terdapatnya agen kawalan secara biologi seperti sejenis tebuan, populasi ternakan disesuatu lokasi kerana bialngan yang banyak akan menyumbangkan kepada tempat pembiakan lalat.

Dengan kepadatan pembangunan menyebabkan ladang-ladang ayam terletak berhampiran dengan penempatan. Ini menyebabkan kawalan terhadap lalat rumah di kawasan ladang menjadi lebih penting.

Lalat rumah dapat membiak di kawasan najis ternakan dan sisa-sisa makanan yang tumpah di kawasan reban ayam. Di ladang-ladang ayam terutamanya ayam penelur dimana ayam disimpan didalam sangkar dalam jangkamasa yang lama menyebabkan berlakunya pengumpulan najis di bawah sangkar. Keadaan ini adalah sangat sesuai untuk pembiakan lalat terutama bila najis menjadi lembap.

Kesesuaian racun serangga yang boleh dan berkesan untuk digunakan adalah terhad. Ini adalah kerana kos untuk menghasilkan sesuatu racun serangga adalah sangat tinggi dan kadar pembentukan resistant pula juga tinggi jika digunakan dengan betul.

Kawalan lalat yang berkesan memerlukan perancangan teliti dan melibatkan 5 peringkat iaitu:

1. Identifikasi lalat rumah – Tujuan kaedah ini dilakukan adalah untuk memastikan masalah yang dihadapi adalah disebabkan oleh lalat rumah dan kawalan berkaitan boleh dilakukan

2. Pemeriksaan yang melibatkan mengenalpasti lokasi pembiakan lalat dan larva. Pemeriksaan ini boleh dilakukan di waktu malam kerana biasanya lalat rumah akan berehat di kawasan berhampiran sumber makanan dan kawasan pembiakan larva.

3. Program sanitasi dimana tempat pembiakan larva dibersihkan dan dibuang untuk memastikan sampah sarap dan najis ternakan yang menjadi tempat pembiakan lalat dibersihkan. Kawalan juga boleh dilakukan dengan cara menguruskan najis dengan betul dimana najis dikeringkan atau dibersihkan daripada kawasan reban lebih kerap. Cara lain ialah menempatakn najis disesuatu tempat lain jauh daripada reban “conveyor belt” Cara-cara untuk memastikan najis sentiasa dalam keadaan kering adalah :

a. Elakkan air minuman meleleh atau melimpah ke bawah reban
b. Elakkan air hujan, longkang mengalir ke kawasan reban
c. Tingkatkan kadar ventilasi di kawasan reban
d. Suhu reban mestilah tidak terlalu panas untuk mengelakkan ayam banyak minum dan najis alan lebih keras.

4. Kawalan mekanikal yang melibatkan kawasan reban ditutup rapat untuk mengelakkan pergerakan dan pembiakan lalat dengan bebas seperti system penternakan ayam secara reban tertutup.

5. Kawalan lalat secara menggunakan bahan kimia racun serangga secara biological, perangkap alalt atau secara integrasi antara bahan kimia, perangkap alalt dan diikuti dengan penggunaan tebuan di dalam kaedah secara biological.

Kaedah biological

Di dalam penternakan ayam pembuangan najis seminggu sekali adalah tidak praktikal, kaedah lain kawalan lalat rumah adalah penggunaan sejenis tebuan atau juga dinamakan parasitoid. Tebuan betina akan bertelur di dalam pupa atau kepompong lalat rumah dan membesar didalamnya dengan memakan pupa tersebut. Dengan cara ini lalat rumah tidak dapat melengkapkan kitaran hidupnya dan sekiranya jumlah tebuan ini dilepaskan di kawasan reban dengan jumlah yang banyak maka populasi lalat rumah dapat dikawal bukan sahaja di dalam reban tetapi juga di kawasan sekitarnya. Tebuan ini juga hanya memberi kesan kepada lalat rumah dan tidak menyengat manusia atau pun ternakan. Kebaikan penggunaan kawalan cara ini adalah mudah digunakan disamping tidak mencemar alam sekitar. Selain daripada itu masalah pembentukan resistant tidak akan berlaku dalam kaedah ini. Contoh parasitoid untuk mengawal lalat rumah adalah Splangia spp.

Kaedah Insecticides atau Bahan Kimia

Residual dan bait sprays digunakan dengan cara menyembur racun serangga di kawasan tempat lalat hinggap untuk membunuh lalat dewasa. Penggunaan residual sprays yang berpanjangan tanpa kawalan yang betul akan menyebabkan berlakunya insecticide resistant. Selain daripada itu penggunaan sprays ini juga akan membunuh serangga lain seperti tebuan yang menjadi musuh semulajadi lalat rumah. Contoh residual sprays adalah Permethrin dimana penggunaanya dengan cara sprays insecticide tersebut dipermukaan dinding atau siling tempat lalat selalu hinggap. Racun serangga ini boleh berfungsi selama 2 minggu untuk membunuh lalat selepas disembur.

Larvicide sprays adalah salah satu cara mengawal lalat dan berkesan membunuh lalat peringkat larva. Penggunaan tanpa kawalan akan menyebabkan berlaku resistant. Contohnya adalah Cygon (dimethoate) dimana racun serangga ini dispray pada najis ayam menjadi tempat pembiakan lalat. Larvicide ini perlu disembur setiap 7 – 10 hari untuk memastikan keberkesannya.

Space spray dimana insecticide yang mempunyai kesan yang sangat cepat membunuh lalat rumah tetapi tidak mempunyai residue. Kaedah ini sangat sesuai untuk mengawal lalat di kawasan yang populasinya sangat tinggi. Contohnya ialah syntetic pyrethroids tetapi penggunaanya perlu dikawal untuk mengelakkan resistant. Penggunaan alat spray khas diwaktu pagi akan menghasilkan partikal aerosol yang halus dan terampai lebih lama di udara dapat membantu keberkesanan pengunaan kaedah space spray ini kerana ianya memberi lebih masa untuk racun serangga ini terkena pada lalat seterusnya membunuh lalat berkenaan.

Penggunaan baits samada dalam bentuk basah atau kering seperti methomyl atau trichlorfon. Baits ini bertindak dengan cara meransang lalat memakannya dan seterusnya membunuh lalat tersebut kerana bait ini mengandungi racun serangga. Biasanya baits diletakkan di kawasan pembiakan lalat atau di tempat dimana terdapat banyak populasi lalat.

Insecticide resistant biasanya terjadi akibat daripada penggunaan racun serangga yang sama atau dalam kumpulan yang sama untuk satu tempoh yang lama. Keadaan ini terjadi akibat daripada keupayaan populasi lalat untuk terus hidup walaupun telah terdedah kepada insecticide. Lalat ini akan menghasilkan anak yang dapat bertahan dengan racun serangga yang digunakan tersebut sehinggalah insecticide tersebut tidak akan memberi apa-apa kesan pada populasi seterusnya.

Kesimpulan

Di dalam merancang sesuatu program kawalan lalat rumah kaedah yang paling berkesan adalah dengan cara mengintegrate ketiga-tiga kaedah kawalan yang meliputi aspek kebersihan dan pengurusan sisa ternakan, diikuti dengan penggunaan racun serangga untuk mengurangkan populasi lalat di kawasan kandang dan akhirnya menggunakan kaedah parasitoid untuk memastikan populasi lalat berada pada tahap yang rendah.

 

Update me when site is updated

SIK, 16 Ogos (Bernama) — Siti Fatimah Abdul Razak, 22, adalah antara 40 penduduk kampung KEDA Bendang Man di sini yang menanti penuh sabar ketibaan hujung tahun ini untuk melihat pulangan hasil kepada titik peluh yang dicurahkan mereka dalam projek ternakan ikan hiasan, bidang yang jelas begitu asing bagi kebanyakan mereka.

Kebanyakan peserta projek yang dibangunkan oleh Jabatan Perikanan dengan kerjasama Jabatan Pengairan dan Saliran (JPS) itu adalah dari kalangan penoreh getah yang berpendapatan sekitar RM350 dan RM650 sebulan.

Projek di atas kawasan tanah terbiar seluas 4.45 hektar milik Lembaga Kemajuan Wilayah Kedah (KEDA) yang membabitkan kos RM2.03 juta itu digerakkan selaras dengan usaha dan impian kerajaan menggandakan pendapatan penduduk kawasan berkenaan.

Siti Fatimah adalah antara penduduk kampung itu yang terbabit sepenuh masa dalam projek ternakan ikan hiasan yang dimulakan beberapa bulan lalu, yang bakal menjadikan daerah berkenaan sebagai pengeluar utama ikan-ikan hiasan.

Yang pasti bekas pelajar Sekolah Menengah Kebangsaan Chepir itu kini sudah mula melihat kilauan ikan emas bermain-main di dalam ratusan kolam ikan ternakan yang diusahakannya. Beliau bersama para peserta projek itu kini mengendalikan 314 buah kolam konkrit dan 19 buah kolam tanah, yang di dalamnya anak-anak ikan emas atau nama saintifiknya “Carassius Auratus” sudah mula membesar.

Mereka yang sebelum ini pernah mengikuti kursus dan latihan amali mengenai ternakan ikan hiasan anjuran Jabatan Perikanan di Perak, kini tidak lagi sabar untuk melihat hasil tuaian pertama mereka sebelum akhir tahun ini.

Jabatan Perikanan dalam kertas cadangan projek itu meletakkan sasaran pengeluaran ikan hiasan daripada projek itu sebanyak 960,000 ekor setahun, menghasilkan pendapatan kira-kira RM960,000 berasaskan harga pasaran RM1 seekor.

Projek itu dibangunkan di bawah program Industri Kecil dan Sederhana (IKS) daerah Sik pada 2004, manakala kerja-kerja membangunkan prasarananya bermula tahun lepas, dan ia mula beroperasi beberapa bulan lalu.

Kawasan itu dipilih berdasarkan kesesuaian fizikalnya termasuk kualiti tanah, kemudahan jalan raya serta sumber air yang mudah diperolehi daripada Sungai Semeliang. Menteri Besar Kedah, Datuk Seri Mahdzir Khalid yang pernah beberapa kali meninjau projek itu memberitahu Bernama, projek itu antara lain akan berupaya membebaskan para pesertanya daripada belenggu kemiskinan, dan menurutnya banyak lagi projek ekonomi berasaskan pertanian sedang dirancang di daerah itu.

Sik, daerah terbesar di Kedah dengan keluasan 1,634.6 km persegi adalah antara daerah yang dikenalpasti termiskin di Kedah dan usaha membebaskan para penduduk daripada kitaran ganas kemiskinan sedang giat diusahakan.

Sementara itu, Perdana Menteri Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi yang akan berada di Sik Khamis ini akan turut melancarkan “blue print” pembangunan usahawan tani di Sekolah Kebangsaan Bandar Baru Beris Jaya.

Beliau juga dijadualkan untuk menyampaikan anugerah pengusaha industri asas tani daerah Sik pada majlis itu, sebelum melawat projek ternakan ikan hiasan di Bendang Man.

Siti Fatimah sudah pasti adalah antara penduduk tempatan yang tidak sabar-sabar ingin menyambut kehadiran perancang kemajuan negara itu.

– BERNAMA

Update me when site is updated

Kemudahan Pembiayaan Perniagaan disediakan untuk membantu Usahawan Bumiputera dalam sektor pertanian bagi menambah modal untuk meningkat atau memulakan perniagaan. Pembiayaan berasaskan Konsep ISLAM YANG BEBAS DARI RIBA.

SKOP PEMBIAYAAN

Projek -projek yang boleh dibiayai oleh MARA dikhususkan kepada pembangunan tanah terbiar meliputi usahawan tani yang menceburi bidang pertanian secara komersil seperti berikut :-

1. PERTANIAN
Tanaman kontan (Cash crop) seperti jagung dan sebagainya

2. PERIKANAN
Membuka Kolam ikan / Udang, ternakan ikan / udang dalam sangkar dan sebagainya

3. PENTERNAKAN
Menternak lembu, kambing, ayam, itik,burung puyuh, burung unta dan sebagainya

4. TANAMAN HIASAN (FLORIKULTUR)
Tanaman bunga-bungaan, tanaman hiasan dan benih pokok.

Pembiayaan yang disediakan meliputi :-

a. Modal untuk pembersihan/ penyelenggaraan ladang
b. Penyediaan kolam / sangkar ikan
c. Penyediaan untuk membina / menyenggara kawasan / tempat penternakan
d. Pembelian benih / baka dan sebagainya
e. Pembelian peralatan / jentera
f. Modal Pusingan

KELAYAKAN PEMOHON

**Warganegara Malaysia terdiri dari keturunan Melayu atau Bumiputera lain yang berusia tidak kurang daripada 18 tahun

**Mempunyai pengalaman atau pengetahuan dalam bidang pertanian / penternakan yang telah /bakal dijalankan

**Usahawan hendaklah melibatkan diri sepenuh masa dalam usaha tani yang dibiayai oleh MARA

**Projek pertanian / penternakan yang halal, tidak bertentangan dengan syariat islam dan dibenarkan oleh kerajaan

**Mempunyai tanah / ladang sendiri yang boleh diusahakan. Jika disewa perlulan mengemukakan surat perjanjian sewa / pajakan bagi tempoh minimum 5 tahun

**Dapat menyumbangkan modal sendiri atas jumlah yang berpatutan dengan projek pertanian / penternakan yang dijalankan iaitu tidak kurang 10% daripada kos projek

**Bagi permohonan pembiayaan melebihi RM50,000.00 ke atas, pengusaha dapat mengemukakan tanah atau jaminan atau kedua-duanya sekali sebagai cagaran mengikut peraturan yang sedia ada

**Pengusaha perlu mengemukakan ringkasan teknikal projek yang hendak dibiayai seperti jenis projek, tapak /lokasi,tempoh kutipan hasil / tuaian dan pasaran hasil berkaitan

SYARAT PEMBIAYAAN

1. Had pembiayaan : MAKSIMUM RM250,000.00

2. Tempoh Ansuran Pembiayaan: Tidak lebih daripada 5 tahun atau 4 pusingan tuaian yang mana lebih dahulu

3. Kadar Keuntungan : 5% setahun

BAYARAN PEMEROSESAN

Pembiayaan RM5,000.00 ke bawah
Bayaran Proses : RM5.00

Pembiayaan RM5,001.00 hingga RM20,000.00
Bayaran Proses : RM20.00

Pembiayaan RM20,001.00 hingga RM50,000.00
Bayaran Proses : RM50.00

Pembiayaan RM50,001 hingga RM250,000.00
Bayaran Proses : RM100.00


CARA MEMOHON

Permohonan hendaklah dibuat dengan menggunakan Borang RP2 Pertanian yang boleh diperolehi daripada pejabat MARA Negeri Terengganu / Daerah yang berhampiran.

Borang yang lengkap diisi hendaklah dikemukakan ke Pejabat MARA Daerah di mana projek diusahakan.


UNTUK KETERANGAN LANJUT

SILA HUBUNGI KAMI

Urusan Pembiayaan Perniagaan MARA
*Hj Alias Bin Yusoff
*Cik Anisah Binti Jusoh
*Puan Fazidah Binti Othman

No Tel : 09-6222070 / 09-6222077
No faks : 09-6221070 / 6203856

Update me when site is updated

Masbahal Aquatic merupakan sebuah syarikat milik Bumiputra yang beroperasi di Batu 15, Lenggeng, Negeri Sembilan. Masbahal Aquatic telah mula beroperasi semenjak 16 tahun yang lalu dan telah didaftarkan secara rasmi pada 16hb Februari 1998. Masbahal Aquatic merupakan sebuah syarikat milik Bumiputra yang beroperasi di Batu 15, Lenggeng, Negeri Sembilan. Masbahal Aquatic telah mula beroperasi semenjak 16 tahun yang lalu dan telah didaftarkan secara rasmi pada 16hb Februari 1998. Pengasas Masbahal Aquatic iaitu En.Mokthar Hamzah selaku pengarah urusan dan juga beliau adalah bendahari Kelab Usahawan Tani Malaysia (KUAT).

Masbahal Aquatic bermula dengan mengusahakan kolam-kolam simen yang menjalankan aktiviti-aktiviti pembenihan ikan air tawar,penternakan ikan air tawar dan juga ikan hiasan.


Kolam Asuhan Pejabat Urusan

Produk-produk yang dihasilkan berasaskan akuakultur dimana proses pengoperasian dikendalikan secara bersistematik dan berteknologi bagi menghasilkan benih-benih ikan yang bermutu tinggi.

Semua produk yang dihasilkan adalah dijamin HALAL , BERSIH dan BERKHASIAT dimana bahan-bahan makanan ikan diproses sendiri tanpa campuran organ-organ dalaman binatang.Masbahal telah membuat kajian bersama Universiti Kebangsaan Malaysia & MARDI dimana Ikan Keli yang dihasilkan mengandungi OMEGA 3 ,6 ,dan 9 serta kandungan protein tinggi dan tanpa kabohidrat.

Kolam ternakan ini terletak di tapak operasi syarikat iaitu di Batu 15, Lenggeng, Negeri Sembilan. Kawasan kolam ternakan ini mempunyai keluasan seluas 2 ekar dan dibekalkan dengan sumber air


Kolam Ternakan Keli Omega


Talapia Merah Tempat Pembenihan

MASBAHAL AQUATIC CENTRE ini terletak dilokasi yang strategik dimana berhampiran dengan Lebuhraya Utara-Selatan iaitu diantara Kuala Lumpur dan Johor serta Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) yang mengambil masa 30 minit perjalanan.

PRODUK & PERKHIDMATAN

Masbahal Aquatic menawarkan produk-produk dan perkhidmatan kepada pasaran seperti berikut :

Jenis-Jenis Produk yang disediakan :

-Membekalkan benih-benih ikan air tawar dan ikan hiasan kepada penternak-penternak tempatan

-Membekalkan ikan keli dan ikan tilapia hidup yang matang kepada pasaran tempatan

-Membekalkan ikan keli dan ikan tilapia salai (Smoke Fish) kepada pasaran tempatan

-Memproses dan mengeluarkan pellet makan ikan yang halal, bersih dan berkhasiat kepada penternak-penternak tempatan

- Menjual mesin pembuat pellet makanan ikan kepada pasaran tempatan.

- Agen pengedar STARBIO iaitu produk bagi ternakan yang berasaskan kajian biological untuk semua ternakan.


Hasil Ternakan Mesin Memproses Makanan Ikan


Ikan Salai Kursus Sangkut Akuakultur

Jenis-Jenis Perkhidmatan yang dijalankan :

Menjadi Jururunding kepada penternak-penternak baru didalam pembuatan kolam simen, sistem pengurusan dan teknik penternakan yang bersistematik.

-Menjalankan penyelidikan (R&D) bagi menghasilkan benih ikan yang berkualiti dan pellet yang bermutu tinggi (Halal,Bersih & Berkhasiat).

– Menjalankan perkhidmatan Latihan Kursus Sangkut Keusahawanan Bidang Akuakultur kepada penternak-penternak tempatan melalui anjuran Kementerian Pertanian & Asas Tani dan juga individu persendirian.

Masbahal Aquatic juga telah berdaftar dengan Kementerian Kewangan Malaysia sebagai kontraktor pembekal ternakan / baka ternakan,pembekal peralatan pertanian & ternakan,pembekal makanan & ubat-ubatan ternakan serta tenaga pengajar.

Sekiranya anda berminat, boleh menghubungi terus ke alamat tertera dibawah:


MASBAHAL AQUATIC

Batu 15, Lenggeng, 71750 Lenggeng, N.Sembilan, MALAYSIA.
TEL:6019-3945455, 6019-6231901, 603-8766 7477
Email: masbahal@myjaring.net


Update me when site is updated

Projek Ternakan Ikan Keli Dalam Kanvas Sistem Akuafonik Biotek Dan ICT

Skim Usahawan Agro (Akuakultur) adalah satu skim penternakan ikan yang menggunakan kaedah penternakan dalam kanvas aplikasi bioteknologi dan ICT, skim ini juga merupakan sistem penternakan secara “Contract Farming” selama 5 tahun yang mempunyai skim pembelian balik oleh pihak syarikat. Skim ini mampu memberikan pendapatan bulanan bersih sehingga RM1,000 – RM1,300 sebulan kepada peserta.

Kelebihan Ikan Keli

* Jangkamasa pembesaran dan penternakan yang cepat iaitu 70 ke 80 hari, membolehkan mendapat pulangan yang cepat dan mempunyai nilai ekonomi.

* Tahan lasak terutama dari serangan penyakit, perubahan cuaca dan persekitaran.

* Mempunyai nilai pemakanan yang tinggi terutamanya protein dan kandungan asid lemak Omega 3 yang baik untuk kesihatan.

* Spesis yang digemari oleh masyarakat tempatan dan antarabangsa.

* Mempunyai prospek pasaran yang luas melalui kepelbagaian produk yang boleh dihasilkan dari ikan keli.

* Mudah diternak dan dibiakkan.

Objektif

Memperkenalkan Suatu Teknik Penternakan Ikan Air Tawar Secara Moden Serta Berteknologi Tinggi Seiring Dengan Hasrat Kerajaan Menjadikan Penternakan Adalah Suatu Perniagaan Disamping Meningkatkan Pendapatan Rakyat Khususnya Dan Ekonomi Negara Amnya Serta Menerapkan Nilai-Nilai Kebersihan Demi Menghasilkan Produk Yang Suci Lagi Halal Serta Berkualiti Tinggi Yang Boleh Dimakan Oleh Setiap Golongan Masyarakat.

Kaedah Yang Digunakan

1) Pengunaan Kanvas Sebagai Kolam
- Mudah Alih, Ekonomi, Mudah Diselenggara & Sistematik
- Selamat Daripada Ancaman Pemangsa
- Menjimatkan Ruang
- Mutu & Hasil Berkualiti Tinggi

2) Sumber-Sumber Air
- Air dari sumber semulajadi
- Air yang diproses

3) Adaptasi Teknologi Biotek
- Sistem Rawatan Air
- Rawatan Penyakit Tanpa Antibiotik
- Kawalan Penyakit Tanpa Antibiotik
- Formulasi Makanan Yang Halal

4) Pengunaan ICT
- pH – Keasidan & Kealkalian
- Larutan Oksigen (D/O)
- Kelikatan Air – Amonia / Asid Nitrat (Conductivity)
- Suhu (Temperature)

Konsep Perlaksanaan

*Pengurusan penternakan dan pertanian moden secara bersepadu dan terpusat serta sistematik, tersusun dan berteknologi tinggi demi memastikan kejayaan skim dan menghasilkan mutu produk yang berkualiti dan bertaraf antarabangsa.

*Pengurusan ‘skim & projek’, meliputi segala aspek projek merangkumi pengurusan, latihan, kewangan dan pinjaman, pembekalan infrastruktur, prosedur dan operasi ternakan, pemasaran dan R&D

*Peserta akan diurus secara “contract farming” dan diselia oleh syarikat dan hanya terlibat secara khusus dalam fasa pengurusan psosedur dan operasi ternakan sahaja Peserta akan terikat dengan syarikat pemaju melalui satu perjanjian “contract farming” untuk jangkamasa yang ditetapkan

Pungutan Hasil

*Tempoh Ikan Akan Mencapai Saiz Pasaran yang dikehendaki:-

> 70 ke 75 Hari

*Ikan Sesuai Dijual Apabila Mencapai Saiz Pasaran:-

> Berat Ikan 150gram – 200gram Sekor atau
> 5 Ke 7 Ekor Sekilogram

*Hasil Ternakan Yang Matang Pada Tempoh Penuaian Adalah Dijamin Pasaran Dan Dibeli Semula:-

> RM5.00 sekilogram

Sekiranya berminat boleh hubungi:

Aquakultur Puncak Rezeki
Ibupejabat – No. 1, Tingkat Atas
Kedai MDSB
45200 Sabak Bernam
Selangor Darul Ehsan

Tel : 03-3216 1705
012-220 2102
019-347 6779
019-253 9629

Email : puncakrezeki@yahoo.com

Pusat R&D – Kampong Belia Satu,
Sungai Panjang
45300 Sungai Besar
Selangor Darul Ehsan

Update me when site is updated

Minyak ikan mempunyai asid lemak omega-3 yang tinggi yang datang dari sumber makanan ikan iaitu fitoplankton. Asid lemak omega-3 banyak terdapat dalam minyak walnut, plankton marin dan ikan yang berlemak. Komponen utama minyak walnut adalah asid a-linoleik (ALA), sementara asid lemak yang terdapat dalam ikan berlemak dan minyak ikan adalah EPA dan DHA. Manakala minyak sayuran pula kadar asid lemak omega-6 yang tinggi seperti minyak jagung dan minyak soya yang mengandungi kadar asid linolek (LA) yang banyak. Dalam tubuh manusia, ALA juga boleh ditukarkan kepada EPA dan DHA. Walau bagaimanapun, proses penukaran ini kurang berkesan pada bayi dan orang tua

Apakah Asid Lemak Omega 3

Terdapat tiga komponen utama asid lemak omega-3 iaitu:-
1) Asid O-Linolek (ALA)
2) Asid Eicopentaenoik (EPA)
3) Asid Dokosoheksonoik (DHA)
Asid lemak terbahagi kepada 2 bahagian iaitu:-
1) Tepu (saturated)
2) Tidak Tepu (unsaturated)

Kebaikan Asid Lemak Omega-3 Terhadap Kesihatan Manusia

Antara kebaikan asid lemak omega-3 (EPA & DHA) kepada kesihatan manusia, selain mengurangkan risiko penyakit barah dan jantung adalah:-

- Meningkatkan tahap penglihatan dan sistem saraf pusat bagi fetus dan bayi

- Memulihkan radang seterusnya mengurangkan risiko artheroskleriosis

- Mengurangkan kadar bengkak pada sendi bagi pesakit rheumatoid arthritis

- Mengurangkan simptom psoriasis (sejenis penyakit kulit yang kronik)

- Mengurangkan kadar kematian bagi pesakit buah pinggang

- Mengurangkan tahap mikroalbuminuria bagi pesakit kencing manis yang bergantung pada insulin

- Meningkatkan fleksibiliti membran dan menggalakkan fungsi biologi

- Melambatkan proses penuaan dan penyakit autoimmum yang berkaitan dengan usia

- Menggalakkan kecerdasan fikiran

Update me when site is updated

Warning: Unknown: open(/var/chroot/home/content/g/i/g/gigco/tmp/sess_e0bed5f17b45a9792a42493769417f4c, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct () in Unknown on line 0